Pembangunan Gedung Sekolah Mts Ba’itsuddin Kadur Terbengkalai

Kadur.desa.id –, Pembangunan kantor Majelis guru di MTS —Ba’itsuddin Kadur di Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis terbengkalai, karena sudah hampir 8 tahun dikerjakan hingga kini belum juga selesai.

“Kepala Mts Ba’itsuddin Jefri S.Pd.I, mengatakan Benar di sekolah kami ada proyek pembangunan kantor sudah 8 tahun terbengkalai” .

Ia mengatakan , akibat belum tuntasnya dikerjakan pembangunan tersebut, pihaknya bersama dengan guru yang mengajar hingga kini menggunakan satu ruang kelas untuk dijadikan kantor.

Jefri mengatakan tidak begitu mengetahui sumber anggaran dan pelaksana proyek pembangunan kantor tersebut, karena sudah 8 tahun terbengkalai dan pada saat itu ia belum menjadi Kepala Sekolah sedangkan pada saat itu Bupati bengkalis masih dijabat oleh Herlian Saleh.

Setiap kali Bupati bengkalis melakukan kunjungan kerja ke kecamatan Rupat utara, selalu memberi harapan yang mengembirakan bagi Guru Guru yang ada di sekolah tersebut. Beliau mengatakan akan melanjuti Proyek pembangunan gedung Kantor tersebut dengan mengerahkan SKPD terkait. tapi hingga sekarang proyek tersebut terbengkalai.
20170116_211555
Kalau dilihat proyek pembangunan kantor sekolah ini sangat parah rusaknya, Dindingnya berlubang lubang, batu yang sudah diikat roboh, tiang tiangnya sudah banyak yang rapuh dan atapnya sudah berkarat bahkan tembus air ketika hujan.

harapan kedepanya kepada Pemerintah daerah Bengkalis juga Kepada pihak terkait, agar pembangunan kantor itu segera dilanjutkan sampai dengan selesai, karena kantor tersebut sangat dibutuhkan untuk kelancaran administrasi sekolah dan tidak terganggunya ruang kelas dalam proses belajar.

About Hadi Caendra 211 Articles
Siap Majukan Desa Kadur

2 Comments

  1. Seharusnya proyek pembangyban tersebut harus dilanjutkan sehingga senang bagi siswa siswi maupun guru mts bait suddin kadur .
    Dan lokasi mts menjadi semakin cantik dan bagus ketika dilihat masyarakt setempat.

    • pembangunan ruang rugu untu MTS bait sudin itu sudah lama sekali terbengkalai, di karenakan yg mendapat dana proyek itu, entah bagaimana tidak menyelesaikannya, apa duitnya di bawa lari itupun kurang pasti, yg jelas sekarang dari desa sllu konsul tasi kerpada kemenag dan dinas penbangunan, akan di apakan gedung ini untuk kelanjutannya? dn desa sllu minta konfermasi kepada kemenag dan dinas pendidikan, klu seandainya dari Dana Desa bisa untuk membagun ruagan guru, desa akan melakukan yg terbaik.

Komentar ditutup.